Posts

Showing posts from 2020

Cerpen Karo

Image
  DURMA BAPA KERTUK Julianus P. Limbeng “Enda Bapa Kertuk , kubaba ku inganndu rudang-rudang merim, rudang-rudang mejile, tanda inget-ingeten ras ate metedeh mesangat nandangi kam”, nina Nd. Kertuk alu manjar-anjar ibabo kuburen Bp. Kertuk. Manjar-anjar dabuhken Nd. Kertuk alu tanna nggir-giren rudang-rudang rikut ras iluhna mambur babo dukut meratah. Sapu-sapuna batu nisan si enggo sepuluwaluh tahun dekahna alu tanna si enggo mulai ringut. Bagepe rintakina dukut-dukut   kitik sierbahanca sitik peren erkiteken enggo piga-piga bulan la pesai. Entah kai deba simanturinken Nd. Kertuk bas pusuhna, seh makana enggo menam sada jam ia kundul samping kuburen Bp. Kertuk. Ndekah tatapna gelar perbulangenna si lit ibas batu nisan e. “la tergejap enggo sepuluwaluh tahun kam lanai ras kami rumah Bapaku…..” nina biberna manjar-anjar. “Elokkendu kel aku bas dalin pinter e turang mama Iting… Sisada kel aku tadingkenndu ngepkep anak-anakta e. Labo kugejap latih ngepkep anak-anakta e kerina.   Tap

Artikel Budaya

  TREN PRODUKSI MUSIK KARO DI ERA DIGITAL Dr.   Julianus P. Limbeng Perubahan dalam industri musik kita (Karo) begitu cepat. Tidak hanya di tataran rantai produksi, tetapi hampir meliputi sebagian besar ekosistem industri musik itu sendiri, dari rantai produksi hingga distribusi ke para penikmat. Perubahan-perubahan ini tentunya memberikan dampak terhadap beberapa profesi atau job title dalam industri itu sendiri. Banyak toko-toko kaset, CD menjadi tutup. Termasuk penjual pita rekaman satu atau setengah inchi yang akrab digunakan untuk merekam suara di studio rekaman saat itu.   Studio rekaman analog yang memiliki perangkat besar kini berubah menjadi perangkat relatif kecil dan sangat simple. Bahkan untuk merekam dan membuat video klip cukup dibuat dengan menggunakan perangkat smart phone dengan program yang dapat diunduh gratis seperti Kinemaster. Singkat kata, era digital mempengaruhi bagi para seniman untuk memproduksi musik mereka, maupun para penikmat untuk menikmati karya-ka

Artikel Budaya Karo ; MELIHAT KEMBALI JUDI DALAM KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT KARO

Image
  MELIHAT KEMBALI JUDI DALAM KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT KARO   Dr. Julianus P. Limbeng   Ada yang cukup menarik perhatian saya, ketika isu judi di Karo saat ini menjadi bahan perbincangan yang serius, karena menimbulkan dampak yang serius juga bagi masyarakat. Saya berpikir kinata berita si meriah man Kalak karo, uga maka mbue denga judi ? La nge erbuah benih si suan ndube maka melala denga lalap judi ? Itu juga mungkin yang menjadi keprihatinan kita bersama. Namun ketika diangkat menjadi isu baru kita sadar bahwa itu masalah serius. Isu inilah yang diangkat seorang tokoh Nasional dari Karo   yang peduli akan kemajuan Karo, dengan memulai gerakan memberantas judi dan narkoba melalui media sosial   dengan tagar #rambas kerina . Banyak kalangan yang pesimis apakah pemberantasan judi bisa dilakukan melalui media sosial. Namun kekuatan media sosial tidak bisa terbantahkan lagi, ia memiliki peranan yang sangat strategis. Adalah sorang tokoh Karo, dengan tagar #rambaskerina mengk

Obituari : SETER GINTING

Image
  SETER GINTING (1933 – 2017) JUHAR SIMBELANG - GBKP SIMALEM Oleh : Julianus Limbeng Masih terngiang dalam ingatanku, tatkala pertengahan tahun 1993 silam, bersama dengan beberapa sahabat mahasiswa dan dosen Etnomusikologi USU (Jon Karya Sukatendel, Perikuten Tarigan dan Elieser Bangun), sesosok wajah yang hangat dan ramah menerima kami di rumahnya di Kesain Rumah Gugung, Desa Juhar, Tanah Karo. Banyak hal tentang kesenian Karo yang ingin kami tanyakan kepada beliau. “ Mejuah-juah, mari kubas, kundulken, bagendam jabunta ..” katanya mempersilakan kami kala itu. Dengan peci hitamnya dia dengan semangat bercerita dan menjawab pertanyan-pertanyaan kami seputar music Karo. Termasuk perkembangan Kibot Karo   kala itu masih sangat hiruk-pikuk dalam acara masyarakat Karo, baik Guro-Guro Aron yang hampir tiap malam minggu kita lihat di Jambur di daerah Padang Bulan dan di kampung-kampung. “ Aku pe salah ka nge, ope langa populerken Jasa Tarigan, ijenda pe marenda megati nge kucampurken a

Obituari : STASION TARIGAN

Image
  STASION TARIGAN : KOMPONIS KEE GBKP Oleh : Julianus P. Limbeng Masyarakat Karo , khususnya kaum GBKP pasti akrab dengan lagu-lagu seperti Siberitaken Berita Si Meriah, Suan Kol, Dibata kap Njagaisa, Ola Mbiar, dan sebagainya. Bahkan lagu-lagu tersebut tidak hanya di kalangan GBKP, tetapi sudah seperti milik masyarakat Karo pada umumnya. Tapi tidak banyak yang tau siapa pencipta lagu-lagu tersebut. Adalah Stasion Tarigan   Tarigan (1951- 2002) seorang seniman musik Karo yang bertalenta yang menciptakan lagu tersebut. Stasion Tarigan yang lahir di Sukababo, Tanah Karo 8 Juni 1951 dari pasangan Tambus Tarigan dan Lelong br Sembiring ini, sejak kecil sudah menyukai musik, terutama alat-alat musik tradisional Karo. Saat ia mengenyam pendidikan SDN Munthe tahun 1959 ia telah aktif berkesenian di sekolahnya. Bahkan ketika ia SMP Tahun 1965 di SMP Negeri 8 Padang Bulan Medan, ia pun telah aktif mengisi acara budaya di Medan.   Pada tahu